Minggu, 1 Agustus 2010 17:33 WIB News Share :

Bagasi tertinggal di Jakarta, 20 Penumpang Lion di protes

Pekanbaru–20 Penumpang Lion Air dari Jakarta yang mendarat di Pekanbaru bingung. Sebab barang bagasi mereka masih tertinggal di Jakarta. Para penumpang pun protes ke konter Lion di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

20 Penumpang ini ternyata berasal dari beberapa pesawat yang berbeda jadwal keberangkatannya pada Minggu (1/8). Ada yang merupakan penumpang pesawat pagi maupun siang. Bahkan ada seorang pria yang hingga dua hari barang di bagasinya tidak kunjung dikirim.

“Saya sudah dua hari ini meminta kepastian kapan barang-barang saya bisa diantar dari Jakarta. Tapi pihak Lion di Pekanbaru seakan lepas tanggung jawab,” kata Sukiman, salah seorang penumpang, Minggu.

Penumpang lainnya, Fahrul, menyebutkan penumpang yang berangkat pada Minggu pagi, ada 15 orang yang barang-barangnya tertinggal di Bandara Soekarno – Hatta, Cengkareng. “Kami sekarang ini menunggu kepastian kapan bagasi dapat dikirim. Saya ini warga Kabupaten Bengkalis. Kalau saya tunggu di Pekanbaru, itu artinya saya mengeluarkan lagi dana penginapan,” kata Fahrul.

Menurut penumpang, kesalahan ini terjadi pada pihak Lion sendiri. Sebab sejumlah bagasi yang terbawa ke Pekanbaru ada yang menggunakan label Lion ke Palembang dan Makassar. “Berarti bagasi kita juga tertukar ke tempat yang lain. Ini benar-benar kacau Lion ini,” keluh Fahrul.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…