Minggu, 1 Agustus 2010 16:21 WIB Sragen Share :

60% Dana PNPM Kalijambe telah dicairkan

Sragen (Espos)–Hingga bulan ketujuh tahun 2010, 60% dari total dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Kecamatan Kalijambe telah dicairkan.

Sekretaris Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Kalijambe, Eko Budi menjelaskan sampai akhir bulan ketujuh sekitar Rp 1,2 miliar dana dari total Rp 2 miliar kuota anggaran PNPM kecamatan itu telah dicairkan.

Saat ini, pihaknya sedang memproses pencairan untuk dana PNPM tahap III yang bersumber dari APBD 2010, senilai Rp 400 juta. “Total Rp 1,2 miliar dana PNPM sudah dicairkan. Untuk realisasi pembangunan, khususnya pembangunan fisiknya, berbeda-beda di tiap desa, tergantung TPK (tim pengelola kegiatan-red) di desa itu,” jelas Eko, saat dijumpai Espos, di lokasi setempat, Jumat (31/7).

Proyek fisik yang saat ini masih berjalan, di antaranya, pembangunan talud sepanjang 20 meter di Desa Bukuran yang memakan dana Rp 160 juta.

Di Desa Sambirembe, pekerjaan fisik PNPM juga tengah berjalan. Bendahara TPK Sambirembe, Mustaqim menerangkan, warga di Dukuh Kaliwuluh dan Dukuh Wonosari, Sambirembe kini tengah menggarap pembangunan talud sepanjang 675 meter. Pekerjaan telah berjalan lebih dari 10 hari, dengan total dana Rp 90 juta.

tsa

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…