Sabtu, 31 Juli 2010 15:43 WIB News Share :

Seleksi Pimpinan KPK, Jimly dan Busyro melaju

Jakarta–Sebanyak 121 orang tidak lolos dalam seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 12 Orang dinyatakan lolos seleksi pembuatan makalah dan akan mengikuti ujian berikutnya.

“12 Nama lolos seleksi calon pimpinan KPK,” ujar Ketua Pansel Patrialis Akbar dalam jumpa pers di kantor Kemenkum HAM Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (31/7).

Menurut Patrialis, ada 5 penilaian lolosnya 12 nama calon pimpinan KPK itu. 5 Penilaian itu antara lain seperti penjelasan, koherensi pemikiran yang menyeluruh dan kesesuaian.

Menkum HAM itu juga menuturkan, tim Pansel dibantu oleh 12 orang dosen UI. Satu makalah dinilai oleh tiga orang lalu dievaluasi. Tiap makalah diberi nilai 2, 4, 6, 8 dan 10.

“Nilai 10 nilai yang sempurna. Setelah dinilai diurutkan hingga didapat 12 orang dengan nilai terbaik,” kata Patrialis.

Berikut 12 nama yang lolos berdasarkan abjad:

1. Ade Saptomo (akademisi)
2. Aji Sularso (mantan pejabat BPK)
3. Bambang Widjojanto (pengacara dan aktivis)
4. Irjen Pol Purn Chaerul Rasjid (kepolisian)
5. Fachmi (jaksa)
6. Firman Zay
7. Fredrich Yunadi JD
8. I Wayan Sudirta
9. Jimly Asshiddiqie
10. Junimo Jahja (Dirut Perum Peruri dan mantan Deputi KPK)
11. Meli Darsa (akademisi)
12. Muhammad Busyro Muqoddas

Sebelumnya, dari 145 calon, yang mengikuti seleksi makalah 133 orang. Sisanya 12 orang tidak hadir, mengundurkan diri dan tidak menyerahkan makalah.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…