Sabtu, 31 Juli 2010 16:37 WIB Internasional Share :

PM Palestina undang Presiden SBY ke Gaza

Jakarta–Dalam kunjungan kemanusiaannya ke Gaza, delegasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) berkesempatan bertemu dengan PM Palestina Ismail Haniya.

Dalam kesempatan itu, Ismail Haniya mengundang Presiden SBY berkunjung ke Gaza.

“Melalui Anda, saya mengundang Presiden Indonesia untuk mengunjungi Gaza,” ujar Ismail Haniya dalam rilis yang diterima detikcom dari ACT, Sabtu (31/7).

Ismail Haniya menyambut baik seluruh program kemanusiaan yang disampaikan oleh delegasi kemanusiaan dari Indonesia pada umumnya dan ACT dan BSMI pada khususnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung diruang pertemuan Perdana Menteri, Gaza City, Palestina, Ismail Haniya mengapresiasi sikap Indonesia yang selalu peduli dengan keadaan rakyat Palestina.

“Semua program yang disampaikan oleh tim kemanusiaan Indonesia menunjukkan bahwa Palestina tidak sendirian dalam memerjuangkan kemerdekaannya. Saya percaya, Indonesia akan menjadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa kami untuk meraih kemerdekaan yang kami cita-citakan,” ujarnya.

Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu diakhiri dengan pemberian cinderamata kepada seluruh anggota delegasi kemanusiaan Indonesia.

Ketua tim menerima plakat ucapan terima kasih dari Pemerintah Palestina dan masing-masing anggota delegasi dikalungi syal khas Palestina dengan tanda tangan khusus dari PM Ismail Haniya.

Di ujung syal tersebut tertulis dalam bahasa Arab, “Akhukum (saudaramu–red), Ismail Haniya. Perdana Menteri Palestina”. Bahasa yang indah dan mencerminkan kerendahan hati pemberinya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…