Sabtu, 31 Juli 2010 11:09 WIB Hukum Share :

Korban pemerasan oknum wartawan diminta lapor polisi

Pamekasan–Kapolres Pamekasan, Madura, Jawa Timur, AKBP Mas Gunarso, meminta masyarakat yang pernah menjadi korban perbuatan tidak menyenangkan dan dugaan pemerasan oknum yang mengaku wartawan hendaknya melaporkan ke polisi.

“Saya meminta masyarakat proaktif melapor sehingga persoalan tentang dugaan pemerasan yang selama ini dikeluhkan bisa segera terungkap,” kata Kapolres Mas Gunarso di Pamekasan, Sabtu (31/7).

Ia menjelaskan, jika masyarakat yang merasa dirugikan dan pernah menjadi korban oknum yang mengaku wartawan tidak melapor, maka polisi juga akan kesulitan untuk mengungkap kasus tersebut.

Pernyataan Kapolres ini disampaikan menyusul adanya laporan dari salah seorang karyawan hotel di Pamekasan yang mengaku pernah menjadi korban perbuatan tidak menyenangkan oleh oknum masyarakat yang mengaku wartawan.

Ys, oknum yang mengaku wartawan mingguan warga Jalan Dirgahayu Pamekasan dilaporkan karyawan Hotel Garuda, Elfas Nerik Saputra, 22, karena diduga melakukan penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan serta membuat gaduh di hotel itu.

“Yang membuat kami jengkel karena yang bersangkutan ini berlagak sebagaimana polisi. Wong polisi saja pakai sopan santun, meski harus melakukan penggeledahan,” kata Elfas.

Ys tiba-tiba masuk ke kamar hotel dengan alasan untuk melakukan investigasi, karena ia melihat ada pasangan yang bukan suami istri masuk ke hotel di Jalan Mesegit tersebut. Namun Ys dan dua orang temannya tidak menemukan orang dimaksud.

“Ketika tidak menemukan yang mereka cari itu, lalu dia mencekik saya. Apa itu pantas dilakukan  wartawan, kalau dia itu memang wartawan,” kata Elfas mempertanyakan.

Kapolres Mas Gunarso mengemukakan, selama ini memang banyak masyarakat yang mengaku resah, baik masyarakat umum ataupun aparat pemerintah yang mengaku resah dengan tindakan oknum yang mengaku wartawan di lapangan. Selain mengaku sebagai wartawan, mereka juga seringkali mengaku aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan memang berlagak seperti polisi.

“Kalau kenyataannya memang seperti itu, jelas sudah salah. Makanya saya minta hal yang demikian sebaiknya dilaporkan saja, sehingga persoalannya menjadi jelas dan cepat tertangani,” terang Mas Gunarso.

Terkait laporan perbuatan tidak menyenangkan yang dilaporkan karyawan hotel atas tindakan Ys yang mengaku sebagai wartawan tersebut, Kapolres menegaskan, kasusnya akan tetap diusut hingga tuntas, tapi saat ini masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi.

“Kasusnya tetap kami usut, biar pihak pengadilan nanti yang membuktikan,” tegas Mas Gunarso.

ant/rif

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…