Sabtu, 31 Juli 2010 22:28 WIB News Share :

JK tuding pengusaha hitam dibalik maraknya ledakan gas

Jakarta--Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menuding maraknya ledakan tabung gas akhir-akhir ini karena ulah pengusaha hitam. Para pengusaha hitam itu mengambil gas dari Pertamina secara ilegal.

Hal ini dilontarkan JK saat berbincang dengan detikcom, di bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (31/7).

Menurut JK, banyaknya pengusaha hitam yang melakukan pencurian gas karena untungnya bisa mencapai miliar per bulan. Beberapa kasus di antaranya sudah berhasil diungkap oleh kepolisian.

“Sudah banyak yang sudah ditangkap, polisi harus bekerja ekstra mengungkap kejahatan ini,” ujar JK.

JK menganggap, jika pemerintah serius bekerja, persoalan tabung gas ini bisa diselesaikan selama sebulan saja. Selain itu, ia meminta Pertamina memeriksa kualitas tabung dan gas elpiji dengan lebih teliti sebelum dipasarkan di masyarakat.

JK juga sempat menyinggung persoalan konversi minyak tanah ke gas elpiji 3 kg.

Menurut JK, masyarakat tidak mungkin kembali lagi memakai minyak tanah, karena salah satu alasan konversi minyak tanah selain harga minyak yang lebih mahal, juga karena seringnya terjadi kelangkaan minyak tanah di pasaran.

“Minyak tanah lebih gampang dioplos, di dunia saat ini tinggal 2 negara yang memakai minyak tanah, ruginya banyak kalau pakai minyak tanah,” pungkas JK.

dtc/nad

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…