Sabtu, 31 Juli 2010 21:00 WIB Solo Share :

BBWSBS belum serahkan data lapangan

Solo (Espos)–Proyek peninggian dan pelebaran tanggul di bantaran Sungai Bengawan Solo dipastikan mundur dari jadwal. Batas akhir pengosongan hunian di tanah proyek yang jatuh pada Sabtu (31/), belum dilakukan.

Menurut Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Solo, Yob S Nugroho, hal ini lantaran Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) belum menyerahkan data lapangan kepada pihaknya. “Belum kami terima,” kata Yob S Nugroho kepada Espos, Sabtu (31/7).

Selama data itu tidak segera diberikan, tambah Yob, waktu pelaksanaan proyek juga urung dilakukan. “Semoga Senin sampai,” katanya.

“Setelah data kami terima, perlu mempelajarinya terlebih dahulu, kemudian memilah permasalahan, yang kemudian dipecahkan bersama-sama antara warga dengan kami,” ujarnya.

Pengamatan Espos di lokasi bantaran, kondisi sangat kondusif dan tenang, aktivitas waga berjalan biasa, tidak terlihat penjagaan dari warga.

m86

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…