Jumat, 30 Juli 2010 13:51 WIB Internasional Share :

Wanita Prancis mengaku membunuh delapan bayinya

Paris--Seorang wanita Prancis mengaku telah membunuh delapan bayinya saat baru dilahirkan.

Mayat-mayat bayi tersebut disembunyikan di taman dan garasi rumahnya di Villers-au-tertre, Prancis utara.

Wanita bernama Dominique Cottrez itu memiliki dua anak perempuan yang telah beranjak dewasa.

Wanita berumur 46 tahun itu mengaku punya pengalaman buruk dengan kehamilan pertamanya. Karena itulah dia tak pernah lagi mau menemui dokter.

Demikian disampaikan jaksa Eric Vaillant dalam konferensi pers. “Dia menjelaskan bahwa dia tak ingin lagi punya anak dan bahwa dia tak ingin menemui dokter untuk memakai kontrasepsi,” kata Vaillant seperti dilansir News.com.au, Jumat (30/7).

“Dia sangat mengetahui tiap kali dia hamil,” tutur Vaillant.

Suami Cottrez, Pierre-Mariewere mengaku tidak tahu-menahu perbuatan istrinya. Menurut pengacaranya, Pierre-Jean Gribouva, kliennya saat ini masih syok menghadapi kenyataan tersebut.

Cottrez dan suaminya ditahan pada Rabu, 28 Juli lalu setelah dua mayat bayi yang dimasukkan ke kantong plastik ditemukan di taman di rumah milik ayah Cottrez.

Hasil pelacakan polisi kemudian membuahkan temuan enam mayat bayi lainnya yang disembunyikan di garasi rumah Cottrez.

Cottrez saat ini masih ditahan dan akan menjalani pemeriksaan kejiwaan lebih jauh. Sedangkan suaminya dibebaskan dan tidak akan dituntut. Namun pria itu tetap dalam pengawasan hukum. Suami Cottrez mengklaim tidak tahu mengenai kehamilan istrinya.

Vaillant mengatakan hal itu bisa jadi benar sebab Cottrez bertubuh gemuk sehingga mudah baginya menyembunyikan kehamilan.

Kini Cottrez terancam hukuman penjara seumur hidup atas kejahatan yang dilakukannya selama kurun waktu 20 tahun tersebut.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…