Jumat, 30 Juli 2010 22:54 WIB Sukoharjo Share :

Tabung gas rusak, Disperindag surati Pertamina

Sukoharjo (Espos)–Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akhirnya menyurati Pertamina untuk menarik segera belasan ribu tabung gas rusak yang ngendon di dua stasiun pengisisian bulk elpiji (SPBE) sejak tiga pekan lalu lantaran dinilai mengganggu peredaran tabung gas konversi tiga kilogram (Kg) di Kota Makmur.

Surat tersebut dikirim Kamis (29/7) sore lalu. Dalam surat bernomor 510/719/VIII/2010 yang ditandatangani Kepala Disperindag, Supangat, instansi tersebut meminta Pertamina menepati janjinya yang akan menarik tabung gas rusak khususnya di SPBE PT Sarana Investama Utama (Swastama) sebanyak 3.305 unit tabung pada 13 Juli lalu. Tak hanya di SPBE PT Swastama, Disperindag juga meminta 10.321 unit tabung di SPBE PT Anugerah Terang Abadi Gasindo (ATAG) ditarik.

Kepala Seksi Usaha dan Sarana Perdagangan Disperindag, Bambang Gunarko menjelaskan, pihaknya akhirnya mengirim surat kepada Pertamina yang dikirim pada Kamis sore lalu. “Surat ditandatangani kepada dinas sendiri. Surat itu kami buat karena belasan ribu unit tabung gas rusak di dua SPBE tidak segera ditarik,” ujar Bambang ketika dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (30/7).

Kepala Disperindag, Supangat mengatakan, pihaknya menyayangkan langkah Pertamina yang tidak segera menarik tabung gas rusak di Sukoharjo. Dengan lamanya penarikan tabung gas rusak dan tidak sesuai standard, Supangat menambahkan, pihaknya menengarai bakal mengganggu peredaran tabung gas di Kota Makmur. Melalui surat permohonan penarikan tabung gas rusak yang ditujukan kepada Pertamina, Supangat berharap ada pergantian segera.

Sementara Wakil Ketua Hiswana Migas Solo, B Sulistyo mengatakan belum menerima surat yang dikirim Disperindag. “Surat belum kami terima. Soal penarikan memang sampai sekarang belum ada khusus di wilayah Sukoharjo,” tandas dia. Disinggung kapan penarikan dilakukan, Budi mengaku belum tahu.

aps

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…