Jumat, 30 Juli 2010 21:04 WIB Ekonomi Share :

RI akan masuk organisasi negara produsen kakao dunia

Jakarta — Akhirnya Indonesia merealisasikan keinginannya menjadi anggota negara penghasil produk kakao (coklat) dunia. Saat ini pihak pemerintah telah mengirim proposal pengajuan keanggotaan ke International Cocoa Organization (ICCO).

“Kami sudah apply pengajuannya,” ujar Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di kantornya, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Jumat (30/7).

Dengan bergabungnya Indonesia ke ICCO, diharapkan Indonesia dapat berperan lebih banyak dalam hal kebijakan kakao di dunia. Setiap Keanggotan ICCO tersebut mewakili negara dan memiliki kewajiban untuk membayar iuran anggota yang dibayarkan ke ICCO.

“Anggarannya ada di Kementerian Luar Negeri,” tambah Mari.

Seperti diketahui produksi kakao Indonesia mencapai 400-500.000 ton per tahun. Sementara kebutuhan kakao dunia per tahunnya mencapai 3,5 juta ton dimana setiap tahunnya ada kenaikan 5%.

Indonesia sendiri menargetkan produksi kakao hingga 2 juta ton pada tahun 2020.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…