Jumat, 30 Juli 2010 17:00 WIB News Share :

Politisi PKB nilai kritikan Pong kurang arif

Jakarta--Ketidakpuasan pada pemerintah dan anggota Dewan dilampiaskan artis senior Pong Harjatmo dengan mencoreti Gedung DPR. Meski demikian, pemberian kritik dengan cara semacam itu dinilai tidak benar.

“Kalau itu aspirasi, menyampaikan kritik, bisa diterima. Tetapi jangan pukul rata anggota DPR. Banyak elemen partai di situ. Kalau mau mengkritik bisa disalurkan melalui mekanisme yang ada. Kalau seperti itu kurang arif,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan (FPKB) DPR RI M Hanif Dhakiri saat dihubungi detikcom, Jumat (30/7).

Menurutnya, aksi mencoreti Gedung Dewan berarti tidak menghargai lembaga negara. Padahal martabat DPR harus dijaga, tidak hanya oleh anggota DPR tetapi juga oleh masyarakat.

Disampaikan Hanif, anggota DPR terbuka terhadap kritik. “Sampaikan saja keluhannya soal apa dengan mekanisme yang ada. Itu menghargai lembaga negara,” lanjut dia.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…