Jumat, 30 Juli 2010 21:35 WIB Sukoharjo Share :

Pengelolaan sampah masih terbatas di sejumlah kecamatan

Sukoharjo (Espos)--Pengelolaan sampah di Kota Makmur sampai saat ini masih terbatas di sejumlah kecamatan.

Sebanyak enam kecamatan di Kota Makmur belum terjangkau pengelolaan sampah lantaran keterbatasan tenaga serta dana yang dimiliki pemerintah kabupaten (Pemkab).

Kepala Unit Kebersihan dan Persampahan Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Gatot Febrijanto mengatakan dari 12 kecamatan yang ada, belum kesemuanya yang terjangkau.

“Untuk penarikan sampah berikut pengelolaannya sampai saat ini memang masih terbatas. Ada beberapa kecamatan yang sudah kami layani yaitu Sukoharjo, Grogol, Kartasura, Mojolaban, Baki serta Bendosari,” ujar Gatot kepada wartawan, Jumat (30/7).

Enam kecamatan lainnya, imbuh dia, belum masuk akses pengelolaan.

Gatot menjelaskan, untuk tiga kecamatan yakni Nguter, Tawangsari serta Weru, pengelolaan sampahnya masih sebagian.

“Sampah yang kami ambil dari tiga kecamatan itu khusus yang ada di pasar. Jadi untuk sampah rumah tangga yang dihasilkan penduduk belum kami ambil melainkan diurus sendiri oleh lingkungan masing-masing,” terang dia.

Sedang untuk Polokarto, sambungnya, pengambilan sampah hanya di permukiman padat penduduk.

aps

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…