Jumat, 30 Juli 2010 19:19 WIB Karanganyar Share :

Penambalan jalan di Selokaton dinilai tambah polusi

Karanganyar (Espos)--Sejumlah warga di sekitar Ngegot, Selokaton, Gondangrejo mengaku terganggu oleh debu yang berasal dari Galian C Terek, Jatikuwung.

Penambalan jalan rusak akibat sirkulasi truk galian C di daerah mereka dinilai kian menambah polusi.

Salah satu dari mereka, yakni Ngatini, 34, warga Ngegot RT 3/RW XIII, menyatakan, mobilitas truk yang mengangkut material dari lokasi galian itu membuatnya resah.

Menurutnya upaya pengelola galian dalam menambali jalan rusak itu, malah memperparah keadaan.

“Setelah ditambal malah polusinya bertambah. Setiap hari bisa berkali-kali saya membersihkan etalase,” kata warga sekaligus pemilik toko kelontong di pinggir jalan utama di daerah itu, Kamis (30/7).

Dia berharap aktivitas galian itu dihentikan. Upaya penyelesaian, terusnya, telah dilakukan warga melalui musyawarah di forum lingkungannya. Namun, upaya itu belum juga menyelesaikan masalah.

“Sudah tiga sampai empat tahun galian itu berlangsung,” tambahnya.

m85

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…