Jumat, 30 Juli 2010 10:08 WIB Internasional Share :

Pasukan khusus Rusia gagalkan pembajakan pesawat

Moskow–Pasukan khusus Rusia melakukan serangan kilat, Kamis (29/7), untuk menahan seorang pria yang telah membajak sebuah pesawat dalam penerbangan domestik ke bandara Domodedovo di Moskow, menurut seorang jurubicara bandara itu.

“Dalam penerbangan itu, upaya telah dilakukan untuk membajak pasawat tersebut. Setelah pendaratannya di Domodedovo, pesawat itu dibebaskan berkat tindakan yang dikoordinasikan dengan baik oleh kementerian dalam negeri dan FSB (dinas keamanan domestik Rusia),” kata jurubicara itu pada Reuters.

“Ini operasi paling cepat untuk membebaskan sebuah pesawat dalam sejarah penerbangan sipil Rusia.”

Pesawat itu sedang dalam perjalanannya ke Moskow dari kota penghasil Mineralnye Vody di Kaukasus Utara, Rusia, ketika dibajak, kata jurubicara tersebut. Ia tdiak memberikan perincian lebih lanjut.

Ada 105 penumpang yang naik pesawat itu, termasuk tujuh awak dan lima anak, kata komite penyelidikan penuntut umum dalam satu pernyataan.

“Sebagai satu syarat bagi pembebasan para sandera, ia minta agar kami menghubungkannya dengan perdana menteri Rusia (Vladimir Putin), pernyataan itu menambahkan.

Dengan mengutip sumber-sumber polisi, kantor berita ITAR-TASS, Jumat (30/7), melaporkan semua penumpang telah dibebaskan dengan selamat setelah pasukan khusus menyamar sebagai dokter yang naik pesawat itu di bandara tersebut.

ant/rif

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…