Jumat, 30 Juli 2010 20:29 WIB Boyolali Share :

Padusan, pengunjung Tlatar ditarget 11.000 orang

Mojosongo (Espos)–Pada padusan menjelang bulan Ramadan nanti, obyek wisata umbul Tlatar ditargetkan mampu menarik pengunjung sebanyak 11.000 orang.

Kepala Desa Kebonbimo, Soehirman menyatakan, Pemdes Kebonhimo bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Boyolali sebagai pengelola obyek wisata itu optimistis target pengunjung obyek wisata umbul Tlatar akan terpenuhi. “Kalau tahun lalu sekitar 10.000 pengunjung, sekarang kami naikan 1.000 orang. Kami yakin saja akan tercapai, karena padusan kali ini akan jatuh pada Senin-Selasa (9-10/8), tidak seperti tahun lalu yang tepat pada Jumat,” tukas Soehirman saat dijumpai Espos, Jumat (30/8), di kantornya.

Pemerintah Desa Kebonhimo yang mengelola acara padusan di Dukuh Tlatar, Desa Kebonhimo itupun bakal menyuguhkan hiburan menarik bagi pengunjung. Salah satunya yaitu hiburan musik dangdut. Di sisi lain,  retribusi untuk masuk ke obyek wisata Umbul Tlatar saat prosesi menyambut bulan Puasa itu rencananya akan dinaikkan. Soehirman membeberkan, jika hari biasa pengunjung ditarik biaya masuk senilai Rp 1.800 per orang nanti pada saat padusan sekitar Rp 4.000 per orang.

hkt

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…