Jumat, 30 Juli 2010 18:45 WIB News Share :

Kemenhub siapkan truk, KA dan kapal untuk angkut motor pemudik

Jakarta--Jumlah pemudik yang menggunakan moda motor tahun 2010 diprediksi naik 14,96 persen dibanding tahun 2009. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengusahakan agar motor itu diangkut kereta api, truk hingga kapal.

Dalam paparan Dirjen Perhubungan Darat Suroyo Ali Moeso, jumlah sepeda motor yang digunakan mudik tahun ini adalah 3.617.666, meningkat 14,96 persen dibanding tahun 2009 yang berjumlah 3.146.945 motor.

“Kita sudah hubungi beberapa ATPM agar truk yang bergandar lebih dari 2 tidak boleh lewat (pada H-). Membantu kita mengangkut motor,” ujar Suroyo dalam Lokakarya Wartawan Kemenhub di Hotel Horison, Jl Pelajar Pejuang, Bandung, Jawa Barat, Jumat (30/7).

Sedangkan jumlah mobil pribadi ada kenaikan 4,6 persen dari tahun 2009, dari 1.313.495 unit menjadi 1.373.916 unit. Sementara Wakil Menhub Bambang Susantono mengatakan Kemenhub sudah melakukan beberapa langkah agar motor tak digunakan untuk mudik.

Pertama melakukan sosialisasi bahwa motor bukan alat angkut jarak jauh.

“Kedua PT KAI sebagai operator untuk menambah jumlah gerbong untuk bisa mengangkut sepeda motor,” imbuh Bambang.

Ditjen Perhubungan Darat juga sedang menjajaki perusahaan yang menyelenggarakan mudik bersama, bila memungkinkan, dengan angkut motornya. Demikian juga Ditjen Perhubungan Laut yang diminta mengkoordinasikan pengadaan kapal laut untuk angkut motor.

Bambang juga mengatakan sulit untuk mengurangi pemudik bersepeda motor karena beberapa survei menunjukkan keluhan pemudik bila tidak memakai sepeda motor.

“Pemotor mengeluhkan susahnya di kampung kalau tidak bawa sepeda motor. ‘Bagaimana di kampung Pak, jumlah saudara ada 20-30-an. Masak harus nunggu angkutan umum,” jelas Bambang menirukan keluhan para pemotor.

dtc/nad

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….