Jumat, 30 Juli 2010 10:14 WIB News Share :

Hilang dua hari, wartawan TV ditemukan tewas

Merauke–Setelah dikabarkan hilang sejak Rabu Malam (28/7), jenazah Ardiansyah Matra’is, wartawan TV lokal Merauke, ditemukan terapung terbawa air sungai disekitar Gudang Arang – Merauke.

Menurut Abdul, wartawan Rajawali Merauke, jenazah ditemukan sekitar pukul 06.30 WIT Jumat (30/7) dan dalam kondisi telanjang. Beberapa barang milik korban berupa sandal dan motor ditemukan di jembatan 7 wali-wali, Merauke.

Sampai saat ini belum ada keterangan dari pihak kepolisian mengenai penyebab kematian korban, sebab pihak keluarga menolak dilakukan otopsi.
Kuat dugaan korban dibunuh karena sejak sepekan terakhir telah beredar SMS teror dan ancaman kepada seluruh wartawan di Merauke.

Berikut isi SMS ancaman tersebut:

PARA WARTAWAN PENGECUT JANGAN PERNAH BERMAIN API KALAU TIDAK MAU TERBAKAR. KARENA API AKAN MEMBAKAR SEKUJUR TUBUHMU. KALAU MASIH MAU MAKAN DITANAH INI JANGAN MEMBUAT ANEH. KAMI SUDAH MENDATA KALIAN SEMUA DAN BERSIAP2LAH UNTUK DIBANTAI HAHAHA

GENDERANG PERANG SUDAH SIAP BASIS MASSA TINGGAL DIKERAHKAN SATU PERSATU AKAN KAMI BANTAI MERAUKE SIAP BERLUMURAN DARAH POLISI DAN TNI MANDUL HAHAHA

KALIAN SELAMA INI SOK TAHU SOK PINTAR DLM MEMUAT BERITA. DASAR WARTAWAN KAMPUNG

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…