Jumat, 30 Juli 2010 20:11 WIB Klaten Share :

Bupati
Penerima bantuan segera penuhi kewajiban

Klaten (Espos)--Bupati Klaten, Sunarna meminta para penerima bantuan proaktif dalam membuat surat pertanggungjawaban (SPj).

Saat dicegat wartawan di Kompleks Gedung Dewan, Jumat (30/7), Bupati mengatakan dana Bansos sesungguhnya sudah direalisasi sehingga seharusnya ada rasa tanggung jawab dari penerima untuk melaporkan penggunannya.

Menurutnya, Pemkab dalam hal ini Bagian Kesra sudah berkali-kali menagih, tapi para penerima bantuan tak menghiraukan kewajibannya.

Para penerima bantuan sosial (Bansos) yang tidak tertib dalam mempertanggungjawabkan bantuan yang diterimanya terancam dicoret dari daftar penerima Bansos tahun depan.

“Kami sudah menginstruksikan ke Bagian Kesra untuk menyurati semua penerima bantuan yang belum menyetor SPj agar segera memenuhi kewajibannya,” papar dia.

Bupati menegaskan, penerima bantuan yang tidak menyetorkan SPj akan dicoret dari daftar penerima jika tahun depan kembali mengajukan bantuan kepada Pemkab.

Diberitakan sebelumnya, BPK menyoroti bantuan sosial (Bansos) senilai Rp 17,6 miliar dalam APBD Klaten 2009 yang belum dipertanggungjawabkan. BPK menyatakan tim penyampai Bansos tidak selektif dalam menyetujui proposal pengajuan bantuan.

rei

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….