Jumat, 30 Juli 2010 16:15 WIB Wonogiri Share :

Antisipasi keracunan, Disdik akan periksa jajanan

Wonogiri (Espos)–Penilik dan pengelola sekolah mendukung langkah Dinas Pendidikan (Disdik) yang akan berkoordinasi dengan dinas terkait, guna melakukan pemeriksaan berkala terhadap makanan jajanan di sekolah. Langkah pemeriksaan itu sebagai upaya agar kasus keracunan di SDN Soco tidak menyebar dan menjadi “hantu” bagi siswa ataupun orangtua.

Pengelola sekolah dan pendidik, berharap ada surat edaran (SE) sebagai pijakan untuk melakukan koordinasi di tingkat daerah. Pernyataan itu disampaikan Mamo, salah satu Kepala SDN di Jatipurwo, Kecamatan Jatipurno, penilik SD di UPT Disdik Girimarto, Narto dan Kepala SDN 1 RSBI Wonogiri, Pamuji, secara terpisah, Jumat (30/7).

“Kami sangat cocok dan mendukung langkah Disdik, karena memang kami tidak tahu dan mengerti bahan yang dijajakan pedagang keliling. Pernah kami menanyakan dan dijawab oleh pedagang, tetapi soal higienis kami tidak tahu. Untuk itu, buat saja SE agar bisa menjadi pijakan bagi kami untuk melakukan koordinasi dan bekerjasama dengan Puskesmas,” ujar Mamo.

Sebelumnya Kepala Disdik Wonogiri, H Suparno meminta kepala sekolah dan guru untuk secara rutin melakukan pengawasan terhadap pedagang dan warung makanan atau kantin sekolah. Pengawasan diperlukan guna menjaga higienis makanan sehingga anak atau pembeli tidak keracunan.

“Makanan yang dijual di lingkungan sekolah, hendaknya tetap higienis dan pihak sekolah harus ikut mengawasi para pedagang yang berjualan di sekitar sekolah,” ujarnya.

Diberitakan, penyidik reskrim Polres Wonogiri mengamankan tiga bungkus makanan kecil yang menyebabkan lima siswa TK dan SDN 3 Soco, Slogohimo, Wonogiri diduga keracunan sepekan lalu. Selain mengamankan makanan, polisi juga memanggil saksi-saksi dan diawal penyelidikan itu pelaku bisa dijerat pasal kelalaian.

tus

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…