Jumat, 30 Juli 2010 20:42 WIB Boyolali Share :

14.748 Rumah di Boyolali tak layak huni

Boyolali (Espos)–Sebanyak 14.748 rumah di Boyolali dinyatakan tak layak huni. Sementara,  67.830 rumah yang sebelumnya tidak layak huni berubah menjadi rumah layak huni setelah memperoleh bantuan dari Pemkab Boyolali melalui dana pemugaran rumah.

Kabid Pemberdayaan dan Penanggulangan Kemiskinan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan (Bapermaskin), Joko Santoso melalui Kasubid Fasilitasi dan Penanggulangan Kemiskinan, Mulyanto mengatakan awalnya rumah tak layak huni di Boyolali mencapai 82.608 rumah.

Dengan adanya intervensi melalui dana pemugaran rumah, capaian target pemugaran rumah mencapai 300 persen dari capaian target selama lima tahun yang hanya 12,5 persen atau 10.326 rumah. “Jumlah rumah tak layak huni paling banyak di wilayah Boyolali utara seperti Kecamatan Kemusu, Wonosegoro dan Juwangi,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (29/7).

Ditambakannya, kondisi itu dikarenakan wilayah Boyolali utara secara geografis terjadi karena daerah gersang dan tanah tadah hujan, sehingga berdampak pada penghasilan penduduk yang cukup rendah.

fid

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…