Kamis, 29 Juli 2010 15:45 WIB Ekonomi Share :

Soal tabung, pemerintah dan Pertamina jangan hanya ngayawara

Solo (Espos)--Pemerintah dan Pertamina jangan hanya ngayawara akan segera menarik tabung-tabung yang non-SNI, tapi juga menarik dulu dan mengganti tabung-tabung rusak yang saat ini mangkrak di SPBE.

Demikian disampaikan Ketua Bidang Elpiji 3 kilogram Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas), RM Aryo Putrokusumokepada Espos Kamis (29/7).

Sejumlah agen dan SPBE di Soloraya meminta agar rencana penarikan tabung elpiji 3 kilogram non Standar Nasional Indonesia (SNI) secepatnya bisa dilakukan bertahap.

Sebelum itupun, agen dan SPBE mendesak agar tabung-tabung rusak di SPBE ditarik dulu dan diganti dengan tabung standar.

Jika tidak demikian, maka dikhawatirkan akan menimbulkan kelangkaan mengingat jumlah barang yang beredar di masyarakat berkurang.

Jika secara tiba-tiba tabung-tabung itu ditarik, lanjutnya, dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap pasokan elpiji di masyarakat.

“Jadi, penarikan dilakukan bertahap. Kalau serta merta, masyarakat mau masak pakai apa? Itu yang tabung rusak ditukar dulu untuk mencukupi pasokan jika tabung-tabung non-SNI benar-benar ditarik,” papar Aryo.

haw

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…