Kamis, 29 Juli 2010 14:53 WIB News Share :

Ratusan pendukung calon bupati demo KPU Tolitoli

Tolitoli–Ratusan orang pendukung calon bupati Tolitoli Azis Bestari, kembali berdemo di Kantor KPU setempat, Kamis (29/7), untuk menuntut penundaan Pilkada Tolitoli yang direncanakan digelar 31 Juli 2010.

Bahar, koordinator aksi massa yang menamakan diri Komite Bangkit Tolitoli (KBT) itu menuntut polisi menuntaskan dulu kasus dugaan kejahatan pilkada di KPU dalam penghadaan logistik. Demo massa KBT ini merupakan yang kedua kalinya setelah demo yang sama Rabu (28/7) yang melibatkan massa hampir 1.000 orang.

Namun massa tidak bisa mendekat kantor KPU karena kantor itu telah dikelilingi barikade kawat berduri bahkan sejumlah kendaraan taktis Brimob seperti water cannon dan baracuda telah siaga di sekitar kantor tersebut.

Azis Bestari yang juga Ketua DPRD Tolitoli itu adalah kandidat pilkada yang digugurkan kesertaannya oleh KPU pusat karena calon wakilnya M.H.Nua meninggal dunia saat masa kampanye.

Pengguguran ini menjadi polemik politik di daerah itu bahkan menimbulkan aksi anarkis para pendukung Azis Bestari sehingga pilkada yang seharusnya digelar 2 Juni 2010 sudah beberapa kali ditunda dan dijadwalkan akan kembali digelar 31 Juli 2010.

Namun keterangan dari KPU Tolitoli, hingga Rabu malam belum ada Surat Keputusan dari Mendagri soal penetapan hari pemungutan suara Pilkada Tolitoli pada 31 Juli itu. Polda Sulteng telah mengerahkan lebih 1.000 personel tambahan, bahkan Mabes Polri mengerahkan dua SSK Brimob dari Balikpapan dan Jakarta untuk mengamankan wilayah tersebut.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Moh Amin Saleh dan sejumlah pejabat teras Polda dan Kasat Brimob Polda Sulteng tiba di Tolitoli Kamis pagi untuk mengendalikan langsung pengamanan pilkada di daerah penghasil cengkeh terbesar di Sulteng itu.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…