Kamis, 29 Juli 2010 19:48 WIB News Share :

Ratusan pelayat antar jenazah istri Din Syamsuddin ke liang lahat

Jakarta –– Sekitar pukul 17.40 WIB, Kamis (29/7), jenazah Fira Beranata, istri Ketua Umum PP Muhammadiyah  Din Syamsuddin, dimasukkan ke liang lahat di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Ratusan pelayat mengantarkan jenazah. Din Syamsuddin terlihat sangat bersedih, meski tetap tabah.

Seusai jenazah dimasukkan ke liang lahat, Din kemudian memberikan sambutan. Saat memberikan sambutan, Din tampak terisak dan menyatakan bahwa almarhumah sangat berjasa terhadap perjalanan hidup dirinya.

“Sebagai orang beriman, saya dan tiga putera saya harus mengikhlaskan kepergiannya,” kata Din, yang didampingi ketiga putranya dan para handai taulan.

Din menceritakan bahwa kematian istrinya (berumur 43 tahun-Red)  itu sangat mengejutkannya dan keluarganya. Sebab, istrinya tidak memperlihatkan tanda-tanda sakit.

“Dua hari lalu masih mendampingi saya menghadiri Munas Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Twin. Hari kemarin masih mengantar saya ke kantor PP Muhammadiyah. Dan semalam hingga tadi pagi, masih bercengkerama dengan kami,” kata Din, yang baru dua hari lalu terpilih kembali sebagai wakil ketua umum MUI itu.

Namun, sekitar pukul 10.00 WIB, lanjut Din, almarhumah  tiba-tiba sesak nafas. Din pun sempat memberikan terapi. Namun, tiba-tiba akhirnya tertidur.

“Peristiwa sangat cepat terjadi. Saat ambulans datang, istri saya sudah tidak tertolong,” ujar Din.

Din meminta kepada para pelayat dan masyarakat untuk memaafkan almarhumah. “Bila memang ada hutang, mohon kami diberitahu,” kata dia.

Seusai sambutan Din, Abdul Malik Fajar yang mewakili PP Muhammadiyah juga memberikan sambutan. Atas nama PP Muhammadiyah, Malik menyampaikan duka cita yang mendalam. Sementara Komaruddin Hidayat mewakili UIN Syarief Hidayatullah juga memberikan sambutan dan mendoakan almarhumah khusnul khotimah.

Di antara pelayat tampak sejumlah tokoh dari berbagai kalangan. Dari politisi, terlihat MS Kaban, Soetrisno Bachir, Imam Addaruquthni, Eros Djarot, dan sejumlah anggota DPR.

Dari jajaran selebritis, tampak Astri Ivo, Mediana Hutomo, Marini Zumarnis, Yati Octavia, Ozy Syahputra, Dwiki Dharmawan, dan masih banyak lagi, termasuk beberapa bintang film Ketika Cinta Bertasbih. Selebritis yang sedang banyak dibicarakan publik, Cut Tari, juga tampak melayat bersama suaminya.

Para tokoh dan aktivis Muhammadiyah dan para ulama dari MUI juga hadir. Para aktivis lintas agama juga menghadiri pemakaman ini.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…