Kamis, 29 Juli 2010 16:00 WIB News Share :

Ratusan orang kembali serbu pemukiman Ahmadiyah

Kuningan–Bentrokan massa dengan warga Ahmadiyah di Desa Manis Lor, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, kembali terjadi. Sejumlah bangunan rusak dan beberapa orang terluka terkena lemparan batu dan benda keras lainnya.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, Kamis (29/7). Sebelumnya, ada kegiatan istigotsah yang dihadiri ratusan orang. Dalam kesempatan itu muncul desakan agar Pemkab Kuningan menutup tempat-tempat ibadah warga Ahmadiyah di desa tersebut.

Setelah acara istigotsah itu selesai, entah siapa yang memerintahkan, ratusan orang tiba-tiba bergerak ke arah pemukiman warga Ahmadiyah. Namun sebelum sampai tujuan, mereka dihadang puluhan anggota Detasemen C Brimob Polda Jabar.

Ratusan orang tersebut tidak mau menyerah begitu saja. Mereka tetap merangsek maju. Akhirnya bentrokan massa dengan aparat pun terjadi. Massa melempari petugas dengan batu dan benda keras lainnya. Aksi anarkis itu dibalas polisi dengan tembakan peringatan dan gas airmata.

Jumlah massa yang jauh lebih banyak membuat petugas kewalahan. Akhirnya barikade aparat itu pun bobol. Massa kemudian merangsek maju menuju masjid An Nur untuk menyegel tempat ibadah warga Ahmadiyah itu.

Ternyata rencana tersebut sudah diantisipasi warga Ahmadiyah. Mereka pun menyambut kedatangan massa dengan perlawanan penuh. Bentrokan massa pun tidak bisa dihindarkan. Aksi saling lempar batu kembali terjadi. Warga Ahmadiyah bahkan terlihat membekali diri dengan senjata ketapel.

Akibat bentrokan tersebut, sejumlah rumah warga rusak terkena lemparan batu. Beberapa orang dari kedua kubu juga menderita luka-luka.

Hingga pukul 15.10 WIB, suasana di Desa Manis Lor masih mencekam. Ratusan personel Dalmas dari Polda Jabar terlihat berjaga-jaga. Sementara kedua kelompok massa juga masih siap tempur. Massa yang menyerang berkumpul di sekitar masjid Al Huda, sedangkan massa Ahmadiyah berkumpul di sekitar masjid An Nur.

Sekadar diketahui, penyerbuan ke markas jamaah Ahmadiyah di Kuningan ini sebelumnya terjadi Rabu (23/7) kemarin. Dan kasus seperti ini sudah sering kali terjadi. Massa yang biasanya terdiri dari gabungan berbagai Ormas Islam, mendesak agar pemukiman dan tempat ibadah Ahmadiyah di Desa Manis Lor itu ditutup. Terlebih menyusul keluarnya SKB 3 Menteri tentang Ahmadiyah. Di Desa Manis Lor setidaknya bermukim 4000 warga Ahmadiyah.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…