Kamis, 29 Juli 2010 10:04 WIB News Share :

PMI layani donor darah setelah buka puasa

Yogyakarta--Palang Merah Indonesia Cabang Kota Yogyakarta menyatakan tetap akan melayani donor darah pada bulan puasa yang bisa dilakukan setelah berbuka puasa.

“Pada prinsipnya donor darah tetap bisa dilakukan pada bulan puasa, tetapi ada pengaturan waktunya, yaitu pada malam hari atau setelah berbuka puasa,” kata Kepala Bagian Komunikasi dan Informasi Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Yogyakarta Anggun Gunadi di Yogyakarta, Kamis (29/7).

Menurut dia, pelaksanaan donor darah selama puasa tersebut perlu tetap dilakukan untuk menjaga ketersediaan darah di PMI selama bulan puasa yang biasanya mengalami kecenderungan penurunan di banding bulan-bulan sebelumnya.

Ia menyatakan, imbauan PMI kepada institusi atau masyarakat untuk tetap melakukan donor darah selama bulan puasa merupakan langkah antisipasi PMI Cabang Kota Yogyakarta agar persediaan darah tidak sampai kosong.

PMI, lanjut dia, juga akan melayani kegiatan aksi donor darah pada malam hari baik setelah berbuka puasa atau sholat teraweh dengan tidak memungut biaya apapun.

“Semua perlengkapan akan disediakan PMI, panitia hanya menyediakan ruang, meja kursi secukupnya yang dapat menampung calon pendonor,” katanya yang menyebutkan jumlah pendonor minimal 25 orang.

Pelaksanaan donor darah, lanjut dia, juga dapat dilayani setelah calon pendonor mengirimkan pesan singkat melalui telepon genggam ke nomor milik PMI Cabang Kota Yogyakarta yaitu 081 215 574 944, baik untuk pribadi atau komunitas yang berdomisili di Kota Yogyakarta.

“Cukup mengetikkan nama, alamat dan golongan darah untuk pendonor sukarela pribadi, atau nama koordinator dan jumlah anggota untuk pendonor komunitas,” katanya.

Rata-rata kebutuhan darah di Kota Yogyakarta sekitar 7.000 hingga 8.000 kantong darah per bulan, namun PMI Cabang Kota Yogyakarta baru bisa memenuhi sekitar 60-70 persen atau 4.000 hingga 5.000 kantong darah per bulan.

ant/rif

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…