Kamis, 29 Juli 2010 10:25 WIB Issue Share :

Penangguhan penahanan Adjie Notonegoro ditolak

Jakarta–Perancang busana kondang Adjie Notonegoro mengajukan penangguhan penahanan. Namun penangguhan penahanannya ditolak. Padahal sejumlah artis bersedia menjadi jaminan.

Penolakan penangguhan penahanan Adjie dinyatakan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, M Yusuf, Kamis (29/7). Yusuf melihat perkara ini sudah cukup lama berproses, jadi lebih baik langsung bergulir ke persidangan.

“Jaksa berpendapat tidak perlu dilakukan penangguhan penahanan,” kata Yusuf. Menurut Yusuf, kasus penggelapan uang dengan tersangka Adjie sudah lama bergulir. Kurang lebih selama dua tahun.

“Dua tahun kan sudah cukup lama (kasusnya berproses), langsung ke persidangan saja, kan lebih cepat lebih baik,” tandas Yusuf.

Sekadar mengingatkan, paman Ivan Gunawan itu diduga menerima titipan berlian dari Melvin Chandrianto Tjhin alias Mervin senilai Rp 3,1 miliar. Berlian tersebut dititipkan untuk dijual. Namun, setelah berlian terjual, Adjie diduga memakai uang hasil penjualan berlian sebesar Rp 960 juta untuk kepentingan pribadinya. Adjie dilaporkan oleh Mervin sejak tahun 2008 lalu.

Adjie telah ditahan di Rutan Cipinang sejak 15 Juli lalu. Menurut Kejaksaan Negeri Jaksel yang melakukan penahanan, Adjie dinilai tidak kooperatif dan dianggap tidak memiliki itikad baik untuk memenuhi pemeriksaan.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…