Kamis, 29 Juli 2010 21:37 WIB Sukoharjo Share :

Penambangan galian C resahkan warga Polokarto

Sukoharjo (Espos)–Warga Dukuh Mojosari, Desa Polokarto, Kecamatan Polokarto semakin resah lantaran penambangan galian C di wilayah setempat hingga kini belum ditutup.

Kepala Desa (Kades) Polokarto Harsono mengatakan, hingga kini warga di desanya masih mengeluhkan aktivitas galian C. Seperti di SDN 03 Polokarto, sebagian besar orang tua murid mengeluhkan aktivitas pertambangan tersebut lantaran menimbulkan polusi.

“Kalau musim hujan, jalan di tikungan sekolah yang dilalui truk penambangan menjadi licin sehingga bisa membahayakan pemakai jalan. Sementara kalau musim kemarau debunya beterbangan dan masuk ke kelas, sehingga cukup mengganggu,” terangnya kepada wartawan, Kamis (29/7) di kantornya.

Lebih lanjut dia mengatakan, meskipun galian C tersebut meresahkan dan dikeluhkan masyarakat, namun Pemerintah Desa (Pemdes) hingga kini tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, jalan yang dilalui truk pengangkut tanah galian tersebut tidak melalui jalan desa.

Sementara salah seorang mandor, Suparman membantah aktivitas galian C tersebut mengganggu warga setempat lantaran jalan yang dilalui milik Pemkab. Menurutnya, aktivitas galian C tersebut juga telah mengantongi ijin dari Provinsi Jateng.

ufi

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…