Kamis, 29 Juli 2010 09:39 WIB News Share :

Mobil dinas Lurah tak lulus uji emisi

Jakarta–Asap mengepul hitam dari knalpot Metro Mini, itu biasa. Tapi kalau asap mengepul dari mobil dinas Pemprov DKI itu membuat geram pejabat Pemkot Jakarta Selatan (Jaksel). Sebabnya, Pemprov DKI tengah gencar mengkampanyekan Jakarta bebas polusi.

Hal tersebut terlihat saat uji emisi di Kantor Wali Kota Jaksel. Mobil dinas lurah Cilandak Barat Matridi, No Pol B 2914 PQ mengeluarkan asap pekat saat alat pengukur emisi dimasukan ke knalpot.

Alhasil, Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Mangara Pardede memberikan teguran keras. Padahal mobil itu merupakan kendaraam pertama yang diuji pada pelaksanaan uji emisi gratis yang diadakan di halaman kantor Walikota Jaksel.

“Segera dibawa ke bengkel dan diperbaiki,” tegas Mangara, kepada sopir yang membawa mobil tersebut di lokasi, Jalan Prapanca Raya, Jaksel, Rabu (28/7).

Saat dilakukan uji emisi, kendaraan dinas Kelurahan Cilandak Barat tersebut gas buangnya melebihi ambang batas yang ditentukan, yakni untuk CO2 11,37. Sedangkan batas maksimalnya hanya 3,0.

Mangara mengatakan dengan adanya uji emisi ini, Pemprov DKI dapat mengetahui sejauhmana perawatan yang dilakukan terhadap mobil dinas. “Mobil dinas diharapkan dapat memberi contoh kepada masyarakat. Pejabat harus rutin melakukan uji emisi minimal 6 bulan sekali. Sehingga gas buangnya tidak melebihi ambang batas,” tambahnya.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…