Kamis, 29 Juli 2010 18:23 WIB News Share :

Kubu Bibit-Chandra minta Kapolri segera putar rekaman Ade-Ari

Jakarta--Kubu Bibit-Chandra tidak lagi mau berpolemik soal keberadaan rekaman Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja dan Ari Muladi. Kalau memang rekaman yang dijadikan dasar adanya dugaan suap di KPK itu ada, dipersilakan segera diputar.

“Jika memang ada rekaman, harus diputar. Ini yang meminta bukan lagi Jaksa Agung, tapi Pengadilan Tipikor dengan penetapannya,” kata pengacara Bibit-Chandra, Taufik Basari, pada detikcom, Kamis (29/7).

Taufik mendesak pimpinan penegak hukum seperti Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dan Jaksa Agung Hendarman Supandji tidak berpolemik di depan publik soal rekaman itu.

“Kita tidak tahu apakah ada atau tidak rekaman itu. Jadi dari pada hanya memberikan keterangan publik, sekarang sudah ada penetapan pengadilan, tinggal diputar saja,” pintanya.

Selama proses penyidikan dahulu, tidak pernah ada pertanyaan kepada Bibit-Chandra soal rekaman. Demikian juga saat pelimpahan ke kejaksaan, tidak ada rekaman dimasukkan dalam bukti.

“Kita baru tahu ada rekaman dari pernyataan Jaksa Agung di depan DPR pada 9 November di depan Komisi III DPR,” imbuhnya.

Taufik menegaskan, yang penting dari soal rekaman ini yakni penegakan hukum. “Kalau tidak ada, kemudian disimpulkan Jaksa Agung dan Kapolri bohong, harus ada sanksinya atas pernyataan tidak sesuai fakta,” tutupnya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…