Kamis, 29 Juli 2010 14:35 WIB Sragen Share :

Jalan penghubung Desa Peleman rusak parah

Sragen (Espos)–Jalan penghubung Desa Peleman, Kecamatan Gemolong dengan dua desa di sekitarnya rusak parah. Sedikitnya, jalan yang rusak parah itu ada 800 meter.

Terkait kondisi itu, warga desa setempat meminta pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen, yang berwenang menangani jalan itu segera bertindak. Sebelumnya, warga melalui dana Progran Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) telah menggarap sekitar 1 kilometer (km) di jalan tersebut.

Kini, warga berharap DPU bersedia menyelesaikan sisa 800 meter jalan.

Warga setempat, yang juga Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Peleman, Ariyanto mengatakan jalan antardesa itu menghubungkan Desa Peleman dengan Desa Nganti dan Desa Sambi Duwur, serta bisa menjadi jalur alternatif menuju Kecamatan Sumberlawang.

Pihaknya sangat berharap DPU segera melanjutkan pekerjaan pembangunan jalan beton di lokasi tersebut.

“Satu Km sudah dikerjakan warga dengan PNPM, kami berharap sisanya DPU bisa mengerjakan. Karena jalan itu kan jalanantar desa, penting sekali bagi penghubung warga desa kami ke desa lain,” papar Ariyanto, saat dijumpai Espos, di lokasi setempat, Kamis (29/7).

tsa

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…