Kamis, 29 Juli 2010 19:21 WIB Internasional Share :

Gado-Gado Indonesia juara di Napoli, Italia

Napoli — Menu gado-gado komplit racikan jurumasak Indonesia Paula Astrid Unu dinobatkan sebagai Juara I kategori tampilan sajian pada Liotorale Flegreo Nel Mondo (Lomba Masak Internasional) 2010 di Napoli, Italia, Rabu (28/7).

Untuk Juara I kategori rasa diraih jurumasak Italia Francesco Carannante dengan Gnocchi sebagai menu andalan. Sementara Juara I teknik pengeloaan makanan direbut jurumasak Bulgaria Andon Andonov dengan menyajikan kebab kambing.

Litorale Flegreo Nel Mondo yang tahun ini merupakan edisi ke-6 diikuti peserta dari Albania, Amerika Serikat, Belarusia, Brazil, Bulgaria, Cape Verde, India, Indonesia, Italia, Kroasia, Maroko, Meksiko, Mesir, dan Tunisia.

Penilaian kepiawaian di bidang gastronomi itu dilakukan dua kali yakni pertama pada sesi pagi oleh dewan juri dipimpin Ketua Asosiasi Jurumasak wilayah Campagnia, Italia, Gaetano Riccio.

“Aspek yang dinilai mencakup proses pembuatan makanan dari berbagai negara peserta mulai dari rasa, teknik dan tampilannya,” tutur Konselor Pensosbud KBRI Roma Musurifun Lajawa kepada detikcom.

Adapun penilaian kedua dilakukan pada sesi malam oleh sedikitnya 300 tamu undangan, yang memberikan penilaian melalui voting sambil menikmati makanan eksotis dari berbagai negara peserta dalam suasana santai dan akrab.

Sebelumnya pada 13 Juli lalu Indonesia melalui Dubes RI untuk Italia Mohamad Oemar juga telah memperoleh penghargaan Litorale Flegreo Nel Mondo 2010 untuk partisipan loyal. Penghargaan disampaikan pada resepsi yang dihadiri kalangan diplomatik, pejabat pemerintah dan dunia usaha di Napoli.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…