Kamis, 29 Juli 2010 22:40 WIB Solo Share :

“Tingkatkan pendapatan dari retribusi parkir”

Solo (Espos)–Kalangan Komisi III DPRD Solo meminta UPTD Perparkiran dapat meningkatkan pendapatan dari retribusi parkir setelah dalam tahun anggaran 2009 lalu, realisasi pendapatan dari parkir melebihi target.

Di tahun anggaran 2009, pendapatan dari sektor parkir mencapai Rp 1.913.316.000 atau melebihi target yaitu Rp 1.912.200.000. Selain itu, masih ada tunggakan retribusi tahun 2008 yang mencapai Rp 98.515.000.
“Secara prinsip, sektor perparkiran membutuhkan pembenahan. Kalau dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin realisasinya tahun ini lebih,” ungkap Sekretaris Komisi III, Umar Hasyim kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (29/7).

Dia mengungkapkan, salah satu permasalahan utama dalam masalah parkir adalah masih adanya penarikan retribusi kepada pengguna parkir yang melebihi aturan. Dia mengatakan, untuk mengatasi masalah itu, bisa dilakukan penertiban dan perbaikan regulasi.

Hal senada disampaikan anggota Komisi III, Abdullah AA. Dia mengungkapkan, sistem reward and punishment harus benar-benar dilakukan. Dia mengatakan, jika ada pengelola parkir yang melakukan pelanggaran aturan termasuk menarik parkir melebihi aturan harus diberi punishment. Namun, pengelola parkir yang baik juga harus diberi reward. “Jadi seimbang. Kalau pengelolaannya baik, saya kira tidak ada masalah dan pendapatannya juga bisa optimal,” ungkap Abdullah.

dni

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….