Rabu, 28 Juli 2010 09:19 WIB News Share :

Tokoh Petisi 50 Letjen Purn Kemal Idris meninggal dunia

Jakarta–Tokoh Petisi 50 yang pada zamannya dikenal kritis pada Soeharto, Letjen (Purn) Kemal Idris, meninggal dunia. Almarhum menghembuskan nafas terakhir karena sakit di RS Abdi Waluyo.

“Meninggal pukul 04.00 WIB, karena sakit komplikasi,” kata cucu almarhum, Rizki Singgih, saat dihubungi, Rabu (28/7).

Kemal meninggal dunia pada usia 87 tahun. Kini jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Jl Duta Indah, Pondok Indah, Jakarta Selatan.

“Rencananya setelah zuhur akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Ciawi, Bogor. Sekarang masih menunggu seluruh keluarga berkumpul semua,” tutupnya.

Kemal Idris merupakan salah satu pejuang di masa gerilya. Setelah pensiun dari TNI, dia juga aktif bersama Ali Sadikin di Petisi 50, organisasi yang banyak mengkritisi kebijakan Soeharto. Lalu dia aktif di Barisan Nasional (Barnas).

dtc/rif

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…