Rabu, 28 Juli 2010 23:35 WIB Ekonomi Share :

SPBE dan Disperindag desak tabung rusak rutin ditarik

Solo (Espos)--Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) dan Pemda dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sepakat mendesak Pertamina atau  pabrik pembuat tabung elpiji 3 kilogram rutin menarik setiap ada tabung yang rusak.

SPBE bakal menyampaikan laporan tembusan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) masing-masing menyangkut masuknya tabung-tabung rusak ke SPBE dari agen-agen.

Pada Rabu (28/7) kemarin, sembilan SPBE mengagendakan rapat di Kantor Hiswana Migas, salah satunya membahas penanganan 39.826 tabung rusak yang saat ini masih mangkrak di sembilan SPBE tersebut.

Ketua Pengawas Rayonisasi Elpiji 3 kilogram Solo, Budi Prasetyo, saat ditemui Espos, mengatakan dengan menyampaikan tembusan kepada Pemda setidaknya Pemda bisa ikut mengawasi adanya peredaran tabung-tabung yang dikatakan ‘setengah mati’ (rusak) itu.

haw

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…