Rabu, 28 Juli 2010 16:14 WIB Hukum Share :

Ribuan HP merk Cina ilegal disita

Pekanbaru–Jajaran polisi air Polda Riau menyita ribuan handpone (HP) asal China yang masuk secara ilegal di perairan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Barang elektronik ini rencanya akan dipasarkan ke seluruh wilayah Riau. Namun belum ada tersangka dalam kasus ini.

“Dalam kasus ini hanya ada dua orang sebagai terperiksa selaku ABK. Mereka belum kita jadikan tersangka karena kasusnya masih pendalaman. Kita tengah memburu siapa pemilik HP ini dan siapa penerimanya. Semua ini masih kita dalami,” kata Irwasda Polda Riau, Kombes Heru Indrabudi, di Balai Wartawan, Mapolda Riau, Jl Sudirman Pekanbaru, Rabu (28/7).

Heru menjelaskan, barang bukti ini disita dari kapal penumpang antar pulau di Kabupaten Inhil, Riau. HP selundupan ini didatangkan dari Batam. Diduga para pelaku penyelundupan melakukan transaksi di tengah laut dengan kapal penumpang.

“Saat kita lakukan penangkapan sempat terjadi kejar-kejaran dengan kapal tersebut. Kapal yang membawa barang bukti dari Batam berhasil lolos, sedangkan kapal penerima berhasil kita tangkap,” kata Haru.

Dari kapal tersebut, pihak polisi menyita 17 kardus berisi HP ilegal. Dari kardus tersebut setelah dilakukan penghitungan terdapat 2.583 buah. HP ini terdiri dari berbagai merk, seperti nokia dengan berbagai tipe, dan blackberry. Rata-rata jenis HP ini dipasarkan di Pekanbaru minimal Rp1 juta.

“Dengan jumlah yang ada, kita perikirakan nilai HP ilegal ini mencapai Rp 2 miliar lebih,” kata Heru.

Sebagaimana diketahui, wilayah Riau merupakan gudangnya perdagangan HP dari China secara ilegal. Hampir seluruh konter HP di Pekanbaru memasarkan berbagai jenis HP ilegal. Namun pihak kepolisian sendiri tidak pernah melakukan razia pada penjual HP tersebut.

Perdangan HP ilegal dari Cina ini terkesan sangat bebas di Pekanbaru. Harganya relatif lebih murah dibanding HP legal. Hal ini membuat perdagangan HP ilegal ini sangat diminati masyarakat.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…