Rabu, 28 Juli 2010 10:18 WIB Hukum Share :

Pencabulan, korban bertambah jadi 11 siswi

Madiun–Korban pencabulan yang dilakukan oknum guru agama Islam SDN 2 Desa Bulu Kecamatan Pilangkenceng, Madiun kian bertambah. Tercatat 11 anak menjadi korban pencabulan.

Bahkan dari isu yang berkembang korban ada yang saat ini sudah SMP. “Ada yang sekarang siswanya sudah SMP tapi dulu tidak dilaporkan polisi, karena malu,” jelas salah satu ibu dari 11 korban yang sekarang melaporkan ke polisi dan enggan disebutkan namanya, Rabu (28/7).

Dari 11 korban tersebut mereka diantaranya berinisial INT, IND, TT, ET, AN, ER, AR, dan DH. Mereka rata-rata masih di bangku kelas III dan baru berusia 9-10 tahun.

Sementara Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Edi Susanto mengatakan, pelaku, Kasmidi yang merupakan guru agama SDN Bulu II masih diperiksa oleh Tim Penyidik Polres Madiun dan telah ditahan.

“Pelaku sudah kita tahan dan masih kita periksa lagi, terkait korban tidak kita visum karena hanya diraba raba saja,” jelas Edi.

Kasmidi diketahui sudah bertugas menjadi guru agama di sekolah tersebut selama 18 tahun sejak 1992. Tersangka terancam dijerat UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan 15 tahun penjara.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…