Rabu, 28 Juli 2010 18:26 WIB Internasional Share :

Pakistan umumkan Hari Berkabung Nasional

Islamabad –– Pemerintah Pakistan mengumumkan hari berkabung nasional menyusul musibah jatuhnya pesawat yang mengangkut 152 orang di pinggiran Islamabad, ibukota Pakistan.

Perdana Menteri Pakistan Yousuf Raza Gilani dan kabinet menyampaikan duka cita mendalam atas insiden tragis ini dan mendoakan para penumpang yang meninggal. Demikian pernyataan kantor PM Gilani.

“Kabinet federal mengumumkan hari berkabung nasional selama 1 hari dikarenakan insiden tragis ini. PM menunda sidang kabinet hingga pekan depan,” demikian pernyataan dari kantor PM Gilani seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (28/7).

Sejauh ini lebih dari 80 jenazah telah ditemukan dari lokasi kecelakaan di daerah perbukitan dekat Islamabad. Menurut tim penyelamat, belum satu orang pun yang ditemukan selamat.

“Kami masih sibuk dalam operasi penyelamatan untuk menemukan jenazah-jenazah lainnya secepat mungkin,” kata Bani Amin, kepala kepolisian Islamabad.

“Kami telah menemukan lebih dari 80 jenazah dan jenazah-jenazah tersebut sedang diterbangkan,” ujar Amin yang mengawasi operasi pencarian korban.

Pesawat Airbus 321 milik Airblue, maskapai penerbangan swasta di Pakistan tersebut jatuh saat mendekati Bandara Internasional Islamabad hari ini. Belum diketahui sebab-sebab jatuhnya pesawat. Namun saat kejadian, hujan deras sedang turun dan kabut tebal menyelimuti. Kotak hitam pesawat dilaporkan telah ditemukan.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…