Rabu, 28 Juli 2010 21:09 WIB Ekonomi Share :

Mercy tawarkan sepeda berharga 50 juta

Jakarta–Indonesia International Motor Show (IIMS) di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, memang untuk otomotif, tapi bukan berarti semua yang ditampilkan harus kendaraan bermesin.

Pabrikan mobil mewah asal Jerman, Mercedes Benz, justru menawarkan seli buatannya yang terlihat imut di antara mobil-mobil yang memadati pameran yang berlangsung sejak Jumat pekan lalu (23/7).

Tetapi, bukan Mercy namanya jika buatannya biasa-biasa saja.

Dengan rangka terbuat dari alumunium 7005 Foldable, sepeda berbobot 13,5 kilogram itu bisa menahan beban seberat 120 kilogram.

Dalam keadaan terlipat sepeda imut itu akan semakin mungil dengan ukuran 80 x 80 x 35 centimeter dan bisa dengan mudah dimasukkan ke kendaraan atau bahkan tas punggung.

Sekali lagi, bukan Mercy jika produknya berharga rata-rata.

Untuk mendapatkan Mercedes Benz Folding Bike itu, Anda perlu merogoh kocek lebih dalam, karena seli yang hanya tersedia dua unit di Indonesia itu hanya akan boleh dibawa jika Anda bersedia mengeluarkan Rp50 juta.

Dan jika Anda lebih menggemari sepeda gunung atau ‘treeking bike’, Mercy memberikan itu untuk Anda dengan menyediakan produk sejenis dengan harga antara 28 – 55 juta rupiah.

“Yang termahal adalah All Mountain Bike dan sepeda itu hanya tersedia satu di Indonesia,” kata Hermansyah, pemasar Mercy di IIMS 2010.

Sayangnya, lanjut Hermansyah, sepeda itu baru saja laku terjual Rabu pagi.

Kalau Anda ingin mendapatkan sepeda unik berkualitas ‘tidak biasa’ silakan datang ke IIMS yang masih akan berlangsung sampai 1 Agustus mendatang.

Ant/tya

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…