Rabu, 28 Juli 2010 09:05 WIB News Share :

Hari ini, Pansel KPK uji calon lewat makalah dadakan

Jakarta–Hari ini tahapan seleksi calon pimpinan KPK mulai memasuki babak baru. Seluruh calon akan diminta untuk membuat sebuah karya tulis orisinal dengan di tempat dengan sistem dadakan.

Rencananya, pembuatan makalah tersebut akan dilakukan di kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (28/7). Setiap peserta diberi waktu sekitar empat jam untuk membuat tulisan dengan tema yang baru diberikan menjelang proses penulisan.

“Temanya baru diberikan mendadak, saat itu juga, supaya lebih orisinal. Mulai pukul 09.30 WIB sampai 13.30 WIB,” ujar Sekretaris Pansel, Achmad Ubbe.

Menurut Ubbe, calon tidak diperkenankan untuk membawa tulisan jadi atau bahan makalah orang lain. Alat komunikasi dan sambungan internet pun dilarang.

“Yang boleh hanya buku untuk referensi,” tambahnya.

Setelah proses ini, makalah akan dinilai oleh tim khusus yang dibentuk untuk proses penjurian. Para calon dengan nilai tertinggi akan diputuskan oleh rapat pleno pansel.

“Pengumumannya tanggal 2 Agustus 2010 siapa saja yang lolos,” tutupnya.

Makalah dadakan ini adalah salah satu bagian dari program seleksi pimpinan KPK. Sebelumnya, setiap calon juga sudah diminta untuk membuat makalah sejak 28 Juni lalu. Hingga saat ini, tersisa 144 calon yang akan terus dijaring hingga tinggal dua nama untuk diajukan ke DPR sebagai calon pimpinan KPK.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…