Rabu, 28 Juli 2010 16:09 WIB News Share :

DTK Salatiga belum sosialisasi pembangunan Rusunawa

Salatiga (Espos)–Dinas Tata Kota (DTK) Salatiga mengakui pihaknya belum melakukan sosialisasi kepada warga Dusun Cabean RT 04/RW XIV menyangkut rencana pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di wilayah mereka. Belum adanya surat dari Dirjen Cipta Karya soal kepastian waktu pelaksanaan proyek tersebut menjadi alasan belum dilakukannya sosialisasi itu.

Ditemui di ruang kerjanya, Rabu (28/7), Kepala DTK, Tedjo Supriyanto mengatakan Pemerintah Kota Salatiga tahun ini memang mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat berupa Rusunawa yang rencananya dibangun tahun ini. Hanya saja Pemkot belum menerima pemberitahuan dari pusat soal kapan pelaksanaan pembangunan dimulai.

“Memang kami belum melakukan sosialisasi. Kami belum berani, karena belum mengantongi surat dari pusat,” papar dia.

Tedjo memguraikan keinginan Pemkot Salatiga untuk membangun Rusunawa sejatinya sudah sejak lama. Hanya saja keterbatasan anggaran menjadi kendala. Akhirnya Pemkot mengajukan proposal ke Pemerintah Pusat untuk dibangunkan Rusunawa pada tahun 2008. Baru pada tahun 2010 proposal tersebut disetujui.

Tedjo mengatakan Pemerintah Pusat mengucurkan bantuan untuk pembangunan Rusunawa yang direncanakan terdiri dari dua blok masing-masing memiliki empat lantai dan 16 unit ruang senilai kurang lebih Rp 12 miliar. Proses lelang hingga penentuan rekanan penyedia jasa pembangunan ditentukan oleh pusat.

“Salatiga hanya tahu beres, sudah jadi Rusunawa”, sambung Tedjo.

kha

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…