Rabu, 28 Juli 2010 19:20 WIB Klaten Share :

BPK
Tim penyampai Bansos tidak selektif

Klaten (Espos)--Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan tim penyampai Bansos tidak selektif dalam menyetujui proposal pengajuan bantuan.

BPK menyoroti bantuan sosial (Bansos) senilai Rp 17,6 miliar dalam APBD Klaten 2009 yang hingga kini belum dipertanggungjawabkan.

Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK atas pengendalian intern laporan keuangan Pemkab Klaten 2009 yang diperoleh Espos, Rabu (28/7), terungkap bahwa Pemkab Klaten menganggarkan belanja Bansos APBD tahun anggaran 2009 sebesar Rp 38.978.345.000 dan telah direalisasikan senilai Rp 38.298.674.384.

Pada tahun itu, Bagian Kesra Setda bertanggung jawab mengelola bantuan dengan realisasi Rp 22.933.907.500. Dari hasil pemeriksaan dan konfirmasi dengan bendahara pengeluaran pembantu Bagian Kesra Setda, BPK menyatakan ada Bansos yang belum diterima bukti pertanggungjawabannya senilai Rp 17.659.505.000.

rei

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…