Rabu, 28 Juli 2010 23:45 WIB Boyolali Share :

Beasiswa di SMPN 2 Banyudono akhirnya diserahkan

Banyudono (Espos)–Janji Kepala SMPN 2 Banyudono, Agus Endi Hartono untuk menyerahkan beasiswa bagi siswa kurang mampu tahun ajaran 2009/2010 pada Rabu (28/7), ditepati.

Sekitar 26 siswa miskin yang saat ini duduk di kelas IX tersebut akhirnya bisa menerima beasiswa senilai Rp 40.000 per bulan tersebut. Pantuan Espos di SMPN 2 Banyudono, sejumlah siswa penerima beasiswa kurang mampu hadir bersama wali murid mereka di sekolah.

Para siswa tersebut antre, menerima beasiswa selama setahun pada tahun ajaran 2009/2010 dengan jumlah total Rp 480.000 per siswa. Siswa sekaligus wali murid juga menandatangani bukti penerimanaan beasiswa tersebut disertai nama terang.

“Beasiswa ini diperuntukkan bagi siswa. Namun ambilnya harus didampingi wali murid, agar tidak digunakan macam-macam oleh anak,” tukas Bendahara SMPN 2 Banyudono, Sukiman di sela-sela pelayanan pengambilan beasiswa tersebut.

Sejumlah wali murid yang awalnya merasa cemas, karena beasiswa yang tak kunjung diserahkan itu, kini mengaku lega. Mereka berharap, penundaan penyerahan beasiswa tak akan lagi terulang di sekolah tersebut. Agar beasiswa segara dimanfaatkan oleh murid yang kurang mampu.

“Tentu senang akhirnya beasiswa ini akhirnya sampai ke tangan anak saya. Karena banyak kebutuhan pendidikan yang sifatnya mendesak dan belum bisa kami penuhi, seperti untuk membeli buku pelajaran, dan lain-lain,” papar Ponadi Wahono, wali murid dari Suli Nur Vinitri. Senada diutarakan Suparmo, wali murid dari Eko Prasetyo Suparnoto. Beasiswa itupun bakal dibelikan buku pelajaran untuk mendukung pendidikan Eko.

Seperti diketahui, sebelumnya sejumlah perwakilan wali murid penerima dana beasiswa miskin SMPN 2 Banyudono, Selasa (27/7), melapor ke Bupati. Mereka mengadukan Kepala SMPN 2 Banyudono Agus Endi Hartono ke Bupati, karena dinilai telah mengulur pencairan beasiswa.

hkt

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…