Rabu, 28 Juli 2010 18:32 WIB Boyolali Share :

Angka kemiskinan di Boyolali turun 6,16 persen

Boyolali (Espos)–Selama kurun 2005-2010, angka kemiskinan di Boyolali turun hingga 6,16 persen dari total penduduk miskin di Boyolali yang mencapai 315.723 orang. Penurunan ini melampaui target yang dipatok 2,8 persen.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Penanggulangan Kemiskinan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan (Bapermaskin) Boyolali, Joko Santoso melalui Kasubid Fasilitasi dan Penanggulangan Kemiskinan Mulyanto mengatakan jumlah warga miskin yang bisa dientaskan sebanyak 59.181 jiwa. ”Dari jumlah kumulatif penduduk  miskin Boyolali  sebanyak  315.723 atau 32,24 % bisa turun menjadi 256.542 atau  26,12 % atau terjadi penurunan angka kemiskinan sebesar 6,12 %  atau 59.181 jiwa,” tandas dia, Rabu (28/7).

Mulyanto mengatakan keberhasilan dalam penanggulangan kemiskinan itu dilakukan dengan berbagai program di antaranya penajaman anggaran yang diprioritaskan untuk intervensi kemiskinan yang diterapkan dengan mengacu para indikator kemiskinan, baik secara langsung maupun tak langsung. Selain itu Intervensi kemiskinan juga dilakukan dengan cara  peningkatan pendapatan keluarga  diantaranya dilakukan dengan   bantuan ternak, bantuan  modal usaha  serta bantuan bibit  tanaman.

fid

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…