Rabu, 28 Juli 2010 20:34 WIB Karanganyar Share :

17 Kabupaten yang dilewati Bengawan Solo miliki titik kritis

Karanganyar (Espos)–Setidaknya terdapat titik kritis pada setiap daerah aliran sungai (DAS) di 17 Kabupaten dan tiga kota yang dilewati oleh Sungai Bengawan Solo. Karanganyar merupakan salah satu wilayah yang memiliki titik kritis itu.

Kondisi itu dapat diketahui setelah melihat hasil dari penggambaran ulang peta untuk beberapa wilayah itu. Dari proses itu dapat dibaca perkembangan lahan resapan yang dimiliki oleh masing-masing wilayah.

Untuk mengetahui itu sedianya Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengadakan penelitan untuk memastikan letak beberapa titik kritis itu.

Peneliti Puslitbang Sumber Daya Alam (SDA) dari BBWSBS, Sarwono, mengatakan pihaknya sedang menghimpun data dari Badan Kehutanan Kranganyar.

Dia mengatakan data itu dapat menunjukkan perkembangan daerah penyangga. Daerah penyangga itu dijelaskannya yakni dengan pengertian daerah yang memiliki peran resapan tinggi.

“Dari data itu (data badan kehutanan) dapat diketahui berapa besar alih fungsi lahan resapan, kalau di sini (Karanganyar) contohnya <I>ya<I> Tawangmangu, misalnya bagaimana perkembangan pendirian vila di sana,” jelasnya saat ditemui wartawan di Kantor Kesbangpolinmas Karanganyar, Rabu (28/7).

m85

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…