Rabu, 28 Juli 2010 09:43 WIB News Share :

11 Unjuk rasa kepung Ibukota hari ini

Jakarta–Kemacetan di ibukota hari ini diperkirakan akan semakin bertambah parah. Hal ini disebabkan adanya 11 unjuk rasa yang akan mengepung di ibukota hari ini.

Informasi yang dikutip dari situs TMC Polda Metro Jaya, Rabu (28/7), menyebut unjuk rasa pertama akan berlangsung pukul 08.30-12.00 WIB. Massa akan mendatangi kantor PT Insan Asia Nusantara Plaza di Jl Jendral Sudirman.

Pukul 09.00 WIB, kantor Kementerian BUMN akan didatangi massa yang kemudian dilanjutkan ke depan Istana Negara di Jl Medan Merdeka Utara.

Unjuk rasa ketiga diadakan pukul 09.00 WIB di kantor Komisi Yudisial yang dilanjutkan ke kantor KPU pusat dan berakhir di kantor Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Jl Veteran III.

Massa berbeda juga akan mendatangi Kantor KPU dan dilanjutkan ke kantor Bawaslu pada pukul 10.00 WIB.

Kantor TVRI di Joglo, Jakarta Barat, juga akan kembali didatangi massa pada pukul 10.00 WIB. Pada waktu yang sama, massa juga akan melakukan unjuk rasa di depan Hotel Four Seasons di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

LP Cipinang juga akan menjadi sasaran unjuk rasa. Bundaran HI juga akan kembali didatangi massa pada pukul 10.00 WIB, dan kemudian akan melanjutkan ke Kedutaan Besar Prancis, gedung Balaikota DKI Jakarta dan berakhir di Buddha Bar.

Kantor Kemendagri di Jl Medan Merdeka Utara juga akan didatangi massa yang kemudian dilanjutkan ke kantor KPK. Unjuk rasa berikutnya, massa akan menyambangi gedung Mahkamah Agung di Jl Medan Merdeka Utara pada pukul 11.00 WIB.

Unjuk rasa terakhir akan terjadi di gedung Balaikota DKI dan dilanjutkan ke kantor KPK yang akan dimulai pada pukul 11.00 WIB.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…