Selasa, 27 Juli 2010 16:57 WIB News Share :

Vaksin Meningitis halal belum datang

Jakarta--Vaksin meningitis yang halal untuk jamaah haji hingga kini belum diterima pemerintah Indonesia. Tapi dipastikan semua calon jamaah sudah divaksin sebelum meninggalkan tanah air.

“Baru dibeli tapi belum datang,” kata Humas Kementerian Agama Toto Sugiarto usai mengisi Pelatihan dan Pembekalan Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2010 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (27/7).

Meski vaksin belum datang, Kemenag tetap optimistis target calon jamaah sudah divaksin paling akhir pada 30 September akan terpenuhi.

“KBIH itu sangat canggih begitu nanti vaksin datang jamaah haji langsung diberitahu untuk vaksin. Insya Allah tidak ada yang terlewat,” kata Toto.

Calon jamaah haji gelombang I akan meninggalkan tanah air menuju Madinah atau Jeddah pada 12 Oktober 2010.

Sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan vaksin meningitis yang berasal dari Belgia yang selama ini dipakai jamaah Indonesia haram karena bersentuhan dengan unsur babi. Indonesia lantas akan mengganti vaksin dari China dan Italia yang dinyatakan halal oleh MUI.

dtc/nad

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….