Selasa, 27 Juli 2010 18:21 WIB Wonogiri Share :

Sepeda motor vs minibus, Pasutri tewas

Wonogiri (Espos)–Sepasang suami isteri meregang nyawa dan satu lainnya terluka akibat kecelakaan yang melibatkan sebuah minibus  dan dua sepeda motor di ruas Jl Raya Baturetno-Pacitan wilayah Dusun Pakem, Desa Watuagung, Kecamatan Baturetno Wonogiri, Selasa (27/7) pagi.

Pasangan suami isteri (Pasutri) yang tewas tersebut adalah Sumadi, 50, dan Sukarti, 45, asal Desa Gondosari, Kecamatan Punung, Pacitan, Jawa Timur. Sedangkan korban luka adalah Riswati, 27, warga Desa Selomarto, Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri.

Kapolres Wonogiri, AKP Nanang Avianto, melalui Kasatlantas AKP M Ridwan, didampingi Kanitlaka Iptu Jumari, kepada wartawan Selasa, menuturkan, saat kejadian, pasangan Sumadi dan Sukarti tengah melaju berboncengan dari arah utara (Baturetno menuju Pacitan) dengan sepeda motor Honda Supra Fit, nomor polisi (Nopol) AE 3050 XU. Sementara dari arah selatan, sebuah minibus jurusan Pracimantoro-Baturetno melaju kencang menyalip sepeda motor Honda Kharisma Nopol AD 4622 HR yang dikendarai Riswati.

Diduga karena kaget, Riswati kehilangan kontrol atas sepeda motornya hingga jatuh. Minibus terus melaju kencang. Sopir minibus ber-Nopol AD 1547 EG, Amano, 36, rupanya tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya sehingga menabrak sepeda motor yang dikendarai Sumadi bersama isterinya yang melaju dari arah berlawanan.

Setelah tabrakan itu, sopir minibus membanting setir ke kiri hingga terperosok ke selokan sedalam kurang lebih 2 meter di sisi barat jalan. Sementara Sumadi dan Sukarti terpental membentur aspal sehingga mengalami luka parah di bagian kepala. Mereka juga mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh. Sumadi tewas seketika sedangkan Sukarti koma. Bersama Riswati yang juga terluka, Sumadi dan Sukarti lalu dibawa di RS Rawat Inap Baturetno. Namun, nyawa Sukarti ternyata tak berhasil diselamatkan.

shs

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….