Selasa, 27 Juli 2010 12:09 WIB Ekonomi Share :

Rupiah pagi menguat dekati Rp 9.000 per dolar

Jakarta–Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa pagi (27/7) naik hampir mencapai Rp 9.000 per dolar, karena pelaku pasar kembali memburu rupiah, setelah adanya pernyataan bahwa pasar Asia tumbuh signifikan.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar menguat 12 poin menjadi Rp 9.008-Rp 9.018 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 9.020-Rp 9.030.

Direktur Currency Management Group, Farial Anwar di Jakarta Selasa mengatakan, pertumbuhan ekonomi Asian yang merupakan faktor pendorong ekonomi Amerika Serikat dan Jepang mengakibatkan pelaku pasar asing aktif bermain di pasar domestik.

Pelaku asing meningkatkan investasi di pasar domestik, sehingga kegiatan cukup ramai, katanya.
Rupiah diperkirakan akan mencapai Rp 9.000 per dolar, apabila BI membiarkan pergerakan rupiah yang terus menguat hingga di bawah angka Rp 9.000 per dolar.

“Kami memperkirakan rupiah akan dapat mencapai angka Rp9.000 per dolar, karena faktor positif makin kuat,” ucapnya.

Menurut dia, bisa atau tidaknya rupiah melewati angka Rp 9.000 per dolar, tergantung BI apa akan membiarkan rupiah terus menguat. “Kami khawatir BI tidak akan melepasnya dan akan masuk pasar melakukan intervensi dengan melakukan pembelian,” katanya.

Ia mengatakan, kenaikan rupiah yang terus terjadi dalam tiga hari ini, karena pelaku optimis penempatan dana di pasar Indonesia merupakan faktor yang paling tepat. Karena pertumbuhan ekonomi Asia khususnya Indonesia paling menonjol di antara negara Asia, kecuali China dan India, ucapnya.

Ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya, apabila pemerintah cepat mencairkan anggaran belanja pemerintah dan mendorong perbankan untuk memacu penyaluran kredit.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…