Selasa, 27 Juli 2010 19:43 WIB Sragen Share :

Kades Genengduwur terlibat kasus penggelepan mobil

Sragen (Espos)--Kepala desa (Kades) Geneng Duwur, Gemolong, Sragen, Didik Purnomo alias Mogol, 38 terlibat kasus penipuan dan penggelapan mobil.

Aparat Polres Sragen berhasil mengungkap kasus itu, Selasa (27/7). Selain membekuk dua tersangka, yakni Didik Purnomo dan Sulamto, 40, warga Sukorejo RT 11, Tegaldowo, Gemolong, aparat juga berhasil menyita mobil Honda Jazz Nopol AB 1100 B.

Pengungkapan kasus tersebut berawal saat ada laporan sebuah mobil mencurigakan dari arah Cepu ke Sragen, lantaran mobil tersebut tidak memiliki surat menyurat lengkap.

Dari hasil pelacakan, mobil tersebut ternyata milik Iwan Guritno BE, 48, warga Jl Sorowayan Baru No 5, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Mobil tersebut tiba-tiba berada di tangan Bambang dan

Untung dan dijadikan jaminan untuk meminjam uang Rp 30 juta kepada Sulamto melalui perantara Kades Genengduwur Didik Purnomo. Aparat langsung membekuk dua tersangka Didik dan Sulamto.

Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra melalui Kasatreskrim AKP Y Subandi saat ditemui wartawan, Selasa kemarin, menerangkan, keterangan yang dihimpun aparat Polres Sragen, mobil itu disewa seorang mahasiswa berinisial RP, 23, warga Pati yang kuliah di sebuah universitas di Yogyakarta.

trh

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…