Selasa, 27 Juli 2010 22:49 WIB Sukoharjo Share :

DKK
Puluhan ribu rumah tak sehat

Sukoharjo (Espos)–Sebanyak 28.180 unit rumah dinyatakan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kota Makmur tidak sehat berdasarkan hasil pemeriksaan di sejumlah desa yang tersebar di 12 kecamatan.

Penilaian itu berdasarkan hasil pemeriksaan DKK yang digunakan sebagai acuan penanganan kemiskinan, salah satunya bantuan semen dan pasir untuk rehab lantai rumah warga miskin (Gakin). Berdasarkan hasil pemeriksaan DKK, dari total 74.252 unit rumah yang diperiksa sebanyak 28.180 unit rumah dinyatakan tidak sehat secara fisik atau mencapai 38%.

Kasi Penyehatan Lingkungan DKK, Suyadi mengatakan, total rumah di Sukoharjo sebanyak 203.110 unit. “Dari total jumlah itu yang kami teliti memang tidak bisa semuanya melainkan hanya sebagian yaitu sebanyak 74.252 unit,” terangnya ketika dijumpai, Selasa (27/7).

Sesudah pemeriksaan, Suyadi menambahkan, sebanyak 46.072 unit rumah dinyatakan sehat. Sisanya tidak sehat khususnya dari segi fisik semisal minimnya ventilasi untuk peredaran keluar masuknya udara, lantai yang masih dari semen serta dinding dari bambu. Kondisi rumah demikian, imbuh Suyadi, secara tidak langsung akan mempengaruhi kondisi kesehatan warga. “Rumah seperti yang saya sebut tadi kondisinya biasanya lembab. Nah, rumah lembab seperti itu akan membuat warga gampang sakit, khususnya tubercolosis (TBC) serta infeksi pernapasan saluran akut (ISPA),” terangnya.

Disinggung mengenai bantuan pemerintah untuk rumah tidak sehat, Suyadi menuturkan, baru ada pada tahun ini yaitu bantuan pasir dan semen untuk rehab lantai. “Hanya 19 rumah yang dapat bantuan. Tapi ini masih lebih baik karena tahun sebelumnya tak ada bantuan sama sekali.”

Dijumpai terpisah, anggota Komisi IV, M Samrodin mengatakan, anggaran untuk pengentasan kemiskinan sampai sekarang masih minim. Oleh sebab itu pihaknya berharap eksekutif ke depan bisa memperbesar anggaran yang diperuntukkan rakyat khususnya warga miskin sehingga mereka bisa hidup layak, khususnya dari sisi kesehatan.

aps

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…